01. Dasar AI & Etika 02. Kurikulum (6 Sesi dlm 90 Menit) 03. Proyek Jajan Cerdas 04. Panduan Aman Orang Tua 05. Tanya Jawab (FAQ) Login →
Khusus Usia 12–15 Tahun

Mau Anak Anda Jago Bikin
Aplikasi Sendiri Pakai AI?

Alihkan waktu main gadget jadi karya membanggakan. Tanpa syarat bisa coding, anak Ayah & Bunda kami bimbing merancang logika dan mewujudkan web app pertama mereka secara aman.

Siswa laki-laki usia 13 tahun tersenyum ceria saat belajar coding dan aplikasi web di laptop
100% Ramah Pemula (Tanpa syarat coding)
Aman & Terpandu (Didampingi mentor)
01 • Fondasi Logika Berpikir

AI Itu Apa & Bagaimana Cara Kerjanya?

Kelas dimulai dengan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak usia 12–15 tahun. Tidak ada istilah rumit yang wajib dihafal sebelum masuk kelas.

Pilar 01

1. Apa yang Sebenarnya Disebut AI?

AI adalah teknologi yang membantu komputer menjalankan tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia, seperti mengenali pola kalimat atau memproses bahasa. AI adalah program, bukan manusia yang punya rasa, niat, atau tanggung jawab.

Bukan Manusia
Pilar 02

2. Bagaimana AI Generatif Menjawab?

Model bahasa besar (LLM) mempelajari miliaran pola kata. Saat kita mengajukan pertanyaan, model menyusun kalimat sedikit demi sedikit dengan menghitung probabilitas potongan kata (token) yang paling cocok dengan konteks prompt.

Pola & Probabilitas
Pilar 03

3. Kenapa AI Bisa Salah (Halusinasi)?

Jawaban AI bisa terdengar sangat pintar dan meyakinkan, padahal hitungan atau faktanya salah. Karena itu, anak diajarkan untuk selalu membandingkan jawaban AI dengan logika matematika dan sumber yang terpercaya.

Kritis & Verifikasi
Pilar 04

4. Menggunakan AI Secara Aman & Beretika

Aturan keselamatan digital nomor satu: jangan pernah memasukkan nama lengkap, sekolah, alamat, atau password ke kolom chat AI. Kami menggunakan contoh tokoh fiktif dan data simulasi agar privasi anak terlindungi 100%.

Zero Data Pribadi

Alur 4 Langkah Cara Kerja Chatbot AI Saat Diminta Bikin Kode

Memahami proses di balik layar mengubah anak dari sekadar "penonton" menjadi "arsitek" yang memegang kendali.

Langkah 01

Instruksi Manusia

Anak menyusun prompt terstruktur: peran, tujuan, batasan anggaran, dan hasil yang diinginkan.

Langkah 02

AI Membaca Konteks

Model AI memproses arahan dan mencocokkannya dengan pola logika pemrograman yang dikuasainya.

Langkah 03

AI Merangkai Draf

AI menghasilkan potongan kode HTML & JavaScript sebagai draf kerja untuk dicoba peserta.

Langkah 04

Audit & Verifikasi

Anak menguji di browser Chrome lokal, memeriksa hitungan angka, dan memperbaiki bagian yang keliru.

02 • 6 Sesi Materi dalam 90 Menit

Dari "AI Itu Apa?" Sampai Punya Web App Sendiri.

Enam sesi materi terstruktur dikemas padat dan interaktif dalam 1 pertemuan webinar berdurasi 90 menit intensif. Setiap tahapan membimbing anak dari pemahaman logika dasar hingga berhasil merilis aplikasi web karya mereka sendiri.

Sesi 01 • Menit 00–15

Membongkar Otak AI

Eksperimen interaktif memahami cara AI memprediksi kata (probabilitas token) dan kenapa AI bukan pesulap ajaib tapi mesin pencocok pola.

Sesi 02 • Menit 15–30

Prompt Terarah C-T-F-C

Belajar rumus Context, Task, Format, Constraint. Mengubah ide abstrak di kepala menjadi instruksi terstruktur yang dimengerti AI.

Sesi 03 • Menit 30–45

Etika & Keamanan Siber

Aturan keselamatan digital: zero data pribadi, menghindari halusinasi AI, menjaga hak cipta, dan sikap kritis terhadap jawaban internet.

Sesi 04 • Menit 45–60

Merancang UI & HTML

Mengarahkan AI membuat tata letak aplikasi web: header, kartu budget, pilihan menu makanan, dan tombol interaktif yang rapi.

Sesi 05 • Menit 60–75

Menghidupkan Hitungan

Memasukkan logika matematika JavaScript: menghitung total jajan, sisa uang saku, dan peringatan otomatis jika uang belanja minus.

Sesi 06 • Menit 75–90

Bug-Hunting & Showcase

Peserta menguji kasus angka ekstrim, memburu bug bersama teman, dan mempresentasikan karya web app sendiri di depan orang tua.

03 • Proyek Nyata First Build

Bantu Rani Mengatur Uang Jajannya.

Bukan sekadar teori hafalan kode. Anak memecahkan masalah matematika konkret yang relevan dengan kehidupan anak sekolah sehari-hari.

Studi Kasus Simulasi

Misi Tim: Kalkulator Jajan Rani

Rani memiliki uang saku mingguan contoh sebesar Rp20.000. Rani ingin membeli roti seharga Rp5.000 dan es teh Rp4.000. Tim bertugas membuat aplikasi mini yang otomatis menghitung total belanjaan dan memastikan uangnya tidak minus.

01 Pagu Anggaran Contoh: Rp20.000
02 Item Jajan: Roti (Rp5.000) + Minuman (Rp4.000)
03 Target Uji: Terpakai Rp9.000 • Sisa Rp11.000

*Nama tokoh dan nominal uang di atas hanyalah data simulasi edukatif agar tidak melibatkan privasi keuangan keluarga manapun.

1. Memetakan Kebutuhan (Spesifikasi)

Anak merumuskan elemen apa saja yang wajib muncul di layar: kartu budget, tombol pilihan menu, angka total belanja, dan sisa saldo.

2. Merumuskan Prompt ke AI

Bersama mentor, anak menyusun kalimat perintah terarah tanpa memakai istilah teknis rumit untuk menghasilkan kerangka kode web.

3. Menjalankan Kode Secara Lokal

Hasil kode disimpan dalam file .html dan dibuka langsung di browser Google Chrome laptop kelas tanpa perlu sewa server internet.

4. Uji Logika Matematika (Test Cases)

Memasukkan angka uji: apakah saat membeli 2 roti dan 1 teh perhitungannya akurat? Anak belajar membuktikan kebenaran aplikasi.

04 • Aman • Bertanggung Jawab • Edukatif

Orang Tua Tak Perlu Jadi Ahli IT untuk Mendukung Anak.

Banyak orang tua khawatir anak memakai AI hanya untuk menyalin PR atau terpapar bahaya digital. Kami merancang webinar interaktif ini dengan proteksi berlapis dan kurikulum berbasis nalar.

×

Penggunaan AI Sembarangan

  • Anak membuat akun AI pribadi tanpa pendampingan dan menyetujui syarat tanpa baca.
  • Memasukkan data pribadi, foto keluarga, nama sekolah, atau curhatan rahasia.
  • Menelan mentah-mentah jawaban AI tanpa tahu bahwa AI sering halusinasi.
  • Pasif menjadi penikmat konten dan kehilangan daya analisis matematika dasar.
✓

Metode Vibe Coding Kids

  • Praktik Langsung via Akun Ortu: anak aktif mengetik prompt di laptop sendiri memakai akun AI milik orang tua, tanpa perlu daftar akun anak baru.
  • Simulasi fiktif 100%: nama tokoh & angka uang saku hanya contoh studi kasus aman.
  • Melatih nalar kritis: anak diajarkan cara memverifikasi dan membantah jawaban AI yang salah.
  • Menjadi pencipta: anak bangga memiliki karya aplikasi yang berfungsi di laptop sendiri.
01 // Kontrol Penuh

Didampingi Mentor

Setiap sesi dipandu mentor yang mengawasi interaksi dan memastikan materi sesuai umur anak.

02 // Lokal & Privat

Jalan di Laptop Lokal

Aplikasi dibuka langsung di browser Chrome lokal tanpa diunggah ke server publik internet.

03 // Dukungan Keluarga

Orang Tua Boleh Menyimak

Ayah & Ibu diperbolehkan mendampingi dan ikut belajar memahami tren teknologi AI terbaru.

04 // Karya Nyata

Ada Bukti Belajar

Peserta pulang membawa file proyek dan pemahaman logika yang bisa dipraktikkan kembali di rumah.

05 • Jenjang Kemampuan

Mulai dari First Build, Berkembang ke Builder Lab.

Program disusun bertahap agar anak tidak kewalahan. Fondasi yang kuat di First Build akan menjadi modal utama untuk tantangan logika yang lebih seru di jenjang selanjutnya.

Level 01 • Program Ini (Sedang Berlangsung)

First Build: AI Foundations

Mengenal cara kerja AI generatif, etika keamanan data, prompt engineering dasar, serta praktik membuat web app interaktif pertama Jajan Cerdas.

Level 02 • Tahap Rencana

Builder Lab: Game & Logic

Jenjang lanjutan untuk merancang mini game berbasis logika JavaScript, penyimpanan data lokal (localStorage), dan antarmuka interaktif yang lebih kaya.

*Builder Lab adalah rancangan kurikulum lanjutan yang dibuka secara terpisah setelah anak menyelesaikan fondasi di kelas First Build.

06 • FAQ Program

Semua Mulai dari Nol. Pertanyaan yang Sering Diajukan.

Punya pertanyaan seputar kesiapan anak, perangkat yang diperlukan, atau keterlibatan orang tua? Temukan jawabannya di sini.

Apakah anak harus sudah bisa coding atau paham matematika sulit?
Sama sekali tidak. Webinar ini dirancang khusus dari nol untuk pemula. Konsep dijelaskan dengan analogi sehari-hari dan visual interaktif. Matematika yang dipakai hanyalah penjumlahan dan pengurangan sederhana setingkat SD.
Apakah anak harus membuat akun ChatGPT / AI baru sendiri?
Tidak perlu akun atas nama anak. Agar anak dapat langsung praktik mandiri mengetik instruksi prompt di laptopnya (bukan hanya pasif menonton layar mentor), kelas menggunakan akun AI (misalnya ChatGPT gratis) milik orang tua yang sudah disiapkan atau login terlebih dahulu di browser anak. Cara ini aman, legal terhadap batasan umur platform, dan anak bisa langsung aktif berkreasi didampingi arahan mentor.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan istilah "Vibe Coding"?
Vibe Coding adalah paradigma modern di mana kita memprogram menggunakan bahasa manusia alami untuk mengarahkan AI membuat draf kode, sementara peran manusia berfokus pada arsitektur logika, perumusan ide, pengujian, dan penanganan bug.
Bolehkah orang tua ikut mendampingi saat kelas berlangsung?
Sangat diperbolehkan. Kami sangat menyambut orang tua yang ingin ikut menyimak agar bisa menjadi teman diskusi teknologi yang positif dan seimbang bagi anak di rumah.
Perangkat apa yang perlu disiapkan oleh peserta?
Cukup membawa laptop (Windows, Mac, atau Chromebook) yang memiliki browser Google Chrome terbaru dan koneksi Wi-Fi. Tidak perlu menginstal software pemrograman yang berat.
Bagaimana format jadwal dan durasi pelaksanaannya?
Webinar dilaksanakan dalam 1 sesi interaktif via Zoom berdurasi 90 menit. Di dalam 90 menit tersebut, anak dipandu tuntas melewati 6 modul materi bertahap (masing-masing sekitar 15 menit) sampai proyek aplikasi web mereka selesai dan berfungsi. Tersedia pilihan jadwal batch di akhir pekan (Sabtu pagi, Minggu siang, atau Minggu sore).
Batch Baru 2026 • Pendaftaran Terbuka

Mulai dari Paham Logikanya.
Lalu Ciptakan Karyanya.

Beri bekal masa depan yang ceria, seru, dan terarah untuk putra-putri Anda. Setiap anak mendapatkan perhatian dan bimbingan ramah langsung dari mentor secara intensif hingga percaya diri berkarya.

*Informasi jadwal batch aktif dan konsultasi kurikulum akan diinformasikan oleh tim akademik via WhatsApp.

Dua siswa remaja ceria belajar coding dan berkreasi di Vibe Coding Kids